Monday, September 3, 2012

HPD PSA-MABIM 2012

peralihan masa SMA menuju perkuliahan diawali dengan ospek universitas lalu fakultas terakhir adalah jurusan. kata ospek sendiri lebih enak didengar dengan 'pengenalan kehidupan kampus'. tahun ini gw baru pertama kalinya gabung kepanitian masa orientasi mahasiswa baru Universitas Indonesia, khususnya untuk tingkat fakultas, atau yang lebih sering disebut PSA-MABIM FIB UI. Tahun pertama mengikuti kepanitian PSA-MABIM gw diajak khusus oleh PJ HPD untuk bergabung. Ya, gw memilih untuk bergabung dalam divis Humas, Publikasi, Dokumentasi, divisi yang dianggap orang nyantai tapi sebenarnya gak kalah berat dengan divisi2 lain yang dianggap superior. Mengapa? jujur saja, komunikasi langsung dengan maba serta seluruh warga FIB memiliki tanggaung jawab yang besar. Sedikit saja komunikasi yang disampaikan salah atau kurang, kedepannya akan terjadi kesalahpahaman. Publikasi acara yang harus seceara besar dan harus sampai ketelinga seluruh mahasiswa baru FIB UI 2012 serta warga FIB, bukanlah pekerjaan yang mudah. Bolehlah yang mengganggap divisi ini mudah, tahun depan boleh mencoba bergabung. Apalagi tekanan untuk membuat video persembahan pada acara puncak, MABIM, sangat besar. Kami dituntut agar dapat menyampaikan pesan kebersamaan, suka, cita, haru, tawa, semua luapan perasaaan yang terjadi selama PSA-MABIM yang berlangsung selama 4 hari. Untungnya teman-teman yang gw dapatkan di divisi ini adalah orang-orang yang asik, seru, kreatif, dan gak tahu malu, dan juga mereka adalah orang-orang yang bertanggung jawab dan sangat bisa diandalkan satu sama lain. meski awalnya, saat baru kenal, sedikit canggung dan jaga jarak, memasuki hari pertama PSA, hal-hal tersebut hilang. Gak ada lagi istilah "gw 2010, lo 2011" atau "gw lebih tau ttg HPD lo enggak" (hiperbola), semuanya hilang dan kebersamaan dan kasih sayang itu tumbuh. Bagaimana tidak? Kita kerja shif, dan memiliki basecamp sendiri. dengan adanya shif kerja, kami saling membantu, meringankan beban satu sama lain. Basecamp yang seperti rumah menjadi tempat penuh makna, penuh peristiwa dan kisah yang menumbuhkan kasih sayang. Rumah adalah tempat kita belajar menyangi orangtua dan keluarga kita, begitu pula dengan basecamp. gw merasa itu adalah rumahnya HPD, dan disitulah kami, divisi HPD, bersatu.

niatnya gw mau puitis, mengingat ada seorang mahasiswa baru FIB UI 2012, menulis sebuah artikel di kompasiana.com mengenai PSA-MABIM kemarin dan itu menyentuh banget. pembuatan kalimat, pemilihan kata, sangat mengandung makna. bisa baca disini -> http://edukasi.kompasiana.com/2012/09/02/aku-bangga-di-fakultas-ilmu-pengetahuan-budaya/ mungkin sedikit hiperbola, tp gw tersentuh dan tersadar kalau emang harus bangga masuk FIB. Ya mungkin gw udah bangga masuk FIB, tapi masih ada rasa-rasa yang kurang pas, tapi rasa itu sedikit demi sedikit runtuh setelah baca artikel ini. siapapun engkau, kamu berbakat banget. 

balik ke HPD. Intinya, terimakasih banget atas kebersamaan dan waktu canda tawanya. Ternyata kita klop banget yah, gak nyangka. sayang banget sama kalian semua. team terbaik! Gw belajar banyak hal loh di sini, khususnya per-kamera-an. opini gw aja ya, biarin lah kita gak dianggap divisi terbaik oleh maba, kita tau lah siapa yang selalu mereka suka. Tapi yang pasti, apa yang udah kita kasih ke mereka adalah yang terbaik. Biarkan kita menjadi man behind the movie, kita kerja di balik layar. Oh iya satu yang gw paling suka sama divisi ini, mereka mengakui apa yang harus diakui. Salut buat hanna (prancis 2011) yang mengakui dia salah ketika PSA hari kedua ttg live show dari audit menuju lobby. Dia berani ngomong itu salah dia, disaat yang lain banyak membuat alasan (no offense, opini aja menurut gw). pokoknya, ini divisi terbaik, gw sayang kalian. 
left to right : nosi, rama, ninis, fariz, hanna, licca, sunia, yoan, echa, ovi, anns, bajay, hani, aubrey. (+ rifki, nurul, rahma)

je vous aime!!

HPD?! "SELAMAT MENANGKAP BERKAH BERSAMA HPD! HAP HAP, HAP HAP POSE, POSE!"

Sunday, August 26, 2012

how about "sebuah nama, sebuah cerita" ?

kalau lihat judul post ini, gw pun berfikir kepada peterpan yang sudah ganti nama menjadi noah, tapi judul album peterpan terakhir tersebut sangat menggambarkan apa yang akan gw bicarakan untuk beberapa post ini, sekarang dan berikutnya. Terlalu lama gw meninggalkan dunia blog dan 'berselingkuh' dengan tumblr. Tapi gw kembali dengan segudang cerita yang akan gw ceritakan kepada yang mau membaca dan menyimak. Sebuah nama sebuah cerita, mengapa gw mengambil judul ini? Ada sebuah nama, yang memang cerita dibalik nama ini sangat amat misterius. misterius tidak mistis tapi misterius karena masih belum menemukan penjelasan titik terang dari nama ini.

'sebuah nama' bisa saja menunjuk kepada apa saja yang kita lihat, dengar, rasa. sebuah nama jalan, nama makanan, nama lagu, dan lain-lain. dalam cerita gw, kisah gw yang misterius ini, nama ini kita kerucutkan kepada nama orang, sesosok manusia sehat, bugar, mahasiswa... nama tersebut ada sebuah cerita, membuat kisah unik sendiri untuk gw, secara khusus. nama itu akan sendirinya kita ketahui. "Drew looks at me..." Taylor Swift gak takut nulis sebuah nama yang menceritakan isi lagunya, nama orangnya langsung. Dia menulis nama Drew dalam lagunya agar Drew tahu gimana perasaan Taylor sesungguhnya. Dia gak bisa ngomong langsung perasaan dia ke Drew, tapi lewat lagu, she did it. Dan setelah beberapa tahun lagu itu muncul, Drew mendatangi Taylor dan mengajaknya kencan, tapi bertahun-tahun itu sudah terlambat.

She did it with song and lyric, i'll do that with fiction story (seperti biasanya). Tapi kali ini gw akan me-'mention' langsung sebuah nama tersebut. tapi cerita ini yang gw tulis hanya FIKTIF BELAKA, tapi based on true story, tapi tetap dasarnya adalah cerpen fiktif.

jadi post gw berikutnya, projek menulis gw yang terdekat adalah... sebuah nama, sebuah cerita. I'M BACK!

Monday, April 2, 2012

bon anniversaire ninis. 20th

well... bon anniversaire pour moi!!! gak kerasa udah 20 tahun gw hidup dan survive di hidup yang keras ini. ouais, la vie est dure. 1 april jatuh pada hari minggu, hari libur. sedikit cerita aja ya, hari ini tuh berkesan banget loh. Ada satu peristiwa yang paling banget gw suka dan selalu gw pengen di setiap ulang tahun gw. dan mereka-mereka lagi yang ngelakuinnya, berkesan banget.

yup! Birthday surprise! tapi bukan nyeplokin. dalam 20 tahun, seinget yang gw inget dan gw rasakan, gw baru dapet 2x surprise. pertama itu pas SMA, inget banget di rumah ina, trus di kasih surprisenya sama ina, nyonyo, tania dan chai. itu ulangtahun ke 17 apa 18 yah lupa. tapi itu berkesan banget. dan hari ini, aujourd'hui, dapet lagi. kronologisnya, gw di rumah, di kamar, belum mandi, sibuk ngebalesin mention di twitter dan beberapa wall di facebook, lagi download video cover bigbang, trus tiba-tiba gw denger pintu gerbang gw kebuka dan garasi juga. yaudahlah ya palingan mba/emak bapak gw. eh tiba-tibe dengan mengendap-endap, 3 sosok yang gw kenal, yang udah jaraaaang banget pergi bareng-bareng lagi nongol masuk ke dalam kamar gw bawa dua cup tiramisu + 4 lilin. SHOCK BRO!! sebelumnya tuh gw udah sempet ngomong, "ih enak kali yah dapet surprise" tp gak mungkin lah soalnya lagi hari libur dan emang banyak deh alesan itu gak mungkin. eh tapi mereka datang dan memperindah dan menyempurnakan hari ini. BIG THANKS TO INA, TANIA, DEDE, my genk B. pertama kalinya nih gw dapet kejutan sampe nyamper kerumah. dih itu biasanya gw lakuin buat orang lain, eh skrg orang lain yang ngelakuin itu buat gw. aahh seneng banget. banget banget. kado gak penting, yang penting kebersamaannya. right?
kuenya dua, sekalian ngerayain dede juga :)

ensuite, nous allons allés à Setiabudi mall, pour prendre petite dejuner et regarder le film the RAID. lagi ngidam sushi terus ngesushi bareng mereka, seneng banget.




so, thank you very much riskina nasar, tania ayuningtyas, ramadhian.. you're the best best!!! 

trus selain surprise dari mereka, gw juga seneng banget. teman-teman gw yang lain juga via bbm ngasih selamatnya panjang-panjang trus maknanya pesannya dalem-dalem, bikin terharu. beberapa juga sampe bikin gambar gitu, iihh seneng banget. ya, biasanya gw yg bikin-bikin gituan, skrg mereka niat ngebikinin gw foto2 gitu. ya apasih, biasa aja? enggak juga. buat gw itu special kok. best!
ini dari tassa nyonyo. aahh tak menduga nyonyo bikin ini buat gw. lucu kan? iya dong. terharu beneran
nyonyo tau aja apa yang gw suka, hehehe. MERCI BEAUCOUP MANYOOO!! je l'adore!!

nah yang ini dari sepupu gw, yang selalu sering bersama berdua. kita sejoli.
hardianti wulaning, makasih banyak yaah, aku suka banget :)

dan tak lupa untuk semuaaaa yang udah ngucapin, makasih banget. j'ai beaucoup de la bonheur aujourd'hui. MERCI BEAUCOUP! JE VOUS AIME.

tapi sayang, dibalik itu semua, ada yang miss nih. entah kemana kakak-kakak gw. hahaha orang-orang yg bukan keluarga pada merapat, entah mereka kemana.. yasudahlah, pourqoui complique votre vie, non? c'est tout. thanks again for everything, family, friends, best friends, gebetan, mantan gebetan, *eh?* hahaha yang terkakhir-akhir gak penting sebenarnya, beneran gak penting, iseng aja dimasukin. YES, TODAY = AMAZING. bonne nuit, au revoir!

You are never too old to set another goal or to dream a new dream. - Les Brown

Thursday, March 29, 2012

aidez-moi s'il vous plait

everyone... please.... do you mind to help me? yes? ah that's nice. just click this --> BIGBANG promotion event and done, you helped me. ce n'est pas facile, non? je vous remerci!!!

Saturday, February 11, 2012

FAA terbit? let me think

jadi sebagaimana yang sudah deketahui, lewat blog gw yang tercinta ini, gw selalu bikin posting tentang beberapa kisah fiktif gw, baik cerpen maupun cerbung maupun novel. dan seperti yang sudah diketahui, novel gw yang berjudul forever and always, yang sudah tamat hingga ada sequel keduanya udah selesai dan hampir semua sudah gw post. akhir-akhir ini, gak cuman akhir-akhir ini sebenarnya, udah banyak orang-orang yang ngebaca dan ngikutin si FAA (baik yang beneran baca sampai yang diam-diam baca), ngasih saran untuk diterbitin aja. sempet juga gw ada pikiran yang sama. Kenapa gw gak terbitin aja yah? Iseng-iseng kasih ke penerbit kalau diterima ya alhamdulillah kalau ditolak ya, buat pembelajaran aja.

NAH! sekarang gw laggi menjadi editor novel gw sendiri. gw merombak ulang si FAA, baik dari bahasa, cara penulisan hingga penghapusan alur cerita dan tokoh yang sebenarnya gak ada benang merahnya. SAYA MASIH BELAJAR MENJADI PENULIS YANG BAIK. jadi makanya semua bab yang gw post disini itu berantakan dan menurut gw masih draft kasar keseluruhan novel.. Jadi, i'm taking serious with this kind  of publishing stuff. Udah jalan 3 hari gw jadi editor dan so far udah nyampe bab 5/6. pokoknya halaman 78 dari 250 halaman.

setiap gw mikir "gila! ini gw nulis kayak ginian berapa lama?" agak shock sendiri ngeliat banyaknya halaman yang gw tulis. pasti ada aja yang ngingetin. 1. bokap "lama nis. setahun ada kan?" 2. Ina "lo bikin setahun lebih kan nis." gw ngangguk2 dan masih gak nyangka. kalau balik lagi ke si FAA, inti cerita dari novel ini kan bagaimana perjalanannya Lovina mencari kekasihnya, dari Yuri sampai Dika hingga Rifky. awal idenya tuh darimana? dari sebuah kejadian antara gw dan sosok Yuri yang asli. kalau di dalam novel agak gw bikin dramtis, awal permasalahan Yuri dan Lovi. inget? bandung, gak suka jadiin supir? yeah, itu ide awalnya. trus gw munculin Dika. Dika tuh beneran ada loh, tapi gak selebay yang di cerita. dia cuman adik kelas gw yang gak gw kenal tapi gara-gara stupid dream gw jadi ada feeling sama dia dan dia gw jadiin tokoh di FAA yang selalu setia sama Lovina. yang belum tahu, FYI, judul Forever and Always gw ambil dari (jujur aja nih) lagunya Taylor Swift, sama percis. tapi ternyata gak cuman lagunya T.Swift doang yang memakain kata-kata itu, ada banyak hal lagi yang menggunakan 3 kata tersebut.  tapi inspirasi judul si novel adalah dari ma belle Taylor Swift.
selain teman-teman gw yang gw jadiin tokoh di novel menyarankan gw nerbitin FAA, kata-kata tante gw selalu membuat gw terketuk untuk nerbitin tulisan2 gw.
tante : "Liat! raditya dika aja bisa, masa kamu enggak?"
gw: "yaa hidupnya diakan abstrak, makanya laku."
tante : "Apa bedanya? kalau dia bisa, kamu juga pasti bisa. gak di coba aja."
JLEB!!
kalau inget itu pasti langsung pengen nerbitin. tapi belum ada percaya diri buat ngedit ulang, ngeprint, kasih ke penerbit. untung kerabat karib selalu mendukung. jadi tahun ini, resolusi tahun gw ttg FAA harus terlaksana, walaupun hanya bisa stop di gerbang penerbit.

so, yes, i'm going to published this novel. WISH ME LUCK!! jadi editor tulisan sendiri itu rasanya seperti nostalgia dan menertawakan diri sendiri. lo ngapain nulis kayak gitu? sering banget gw ucapin saat mengedit satu persatu bab yang ada di FAA. when its ready, gw akan mempublished link pdfnya lagi di blog ini. so, stay tune and pray for me!!!

Bonne chance ninis!!! FIGHTING!!!!

Monday, January 9, 2012

iVIP!! sign this petition, like me :)

Accept iVIPs into the BIGBANG Official Fan Club
Greetings,
I just signed the following petition addressed to: YG ENTERTAINMENT.

----------------
Accept iVIPs into the BIGBANG Official Fan Club

iVIPs are the international fans of the korean boy band, BIGBANG. With the cultural growth and the increase of demand in kpop in many areas of the world - Asia, Europe, North America and many others, the number of iVIPs have also been rapidly increasing.

Dear YG,
We have decided to voice out our requests this time, due to the increase number of issues that have been happening in the past years. Bearing in mind the complications that might arise when iVIPs are accepted into the Fan Club, we believe that there should be a way where we can all come to a mutual, compromised agreement.

As you may know, many of us are willing to travel half way round the world to get a glimpse of BIGBANG, take in all the energy that they radiate and give them all the support that we can. However, many of us are limited because of certain regulations like having to be an official member of the fan club. Many of us have also been hearing news from many different sources and as a result, some have turned their backs against BIGBANG due to all these false, unofficial news. All of us have gone through a tough time in 2011, and in the years to come, we hope that we will grow stronger not as 2 different groups, KVIPs and iVIPs, but as a group - VIPs.

Wanting to find a place we can call home, we, iVIPs, are here to request YG ENTERTAINMENT to allow us be a part of the International Fan Club of BIGBANG. For us, it is a support system and a backbone, where we, as fans, could fall back on and a place we can find comfort and confirmation during, both, the good and the bad times. Simply, place where we can belong.

Please do take time to consider this request. And if there's anything at all, please do not hesitate to email us at bbinternationalvips@gmail.com

thank you very much for your kind attention.

Your sincerely,
iVIPs
[ninis radaini]

Saturday, January 7, 2012

FIRST EVER

Pernah punya kisah yang cuman terjadi sekali dalam hidup lo, dan kemungkinan terjadinya lagi sangat sedikit? Gw punya. Dan kisah ini tentang jatuh cinta pada pandangan pertama. Mungkin sebagian orang menanganggap ini hanya teori, prakteknya susah. Gw setuju dengan hal itu. Gak mungkin orang yang belum saling kenal bisa tiba-tiba suka, apalagi sampai jatuh cinta. Gw belum sampai tahap jatuh cinta, berhenti di suka. Namun kisah ini, kejadian ini, baru sekali gw alami sepanjang gw hidup. 
Nama gw Resta, anak kuliah normal, gak ada masalah, menjalani dengan apa adanya. Mari mulai kisah tak terlupakan ini dari saat gw suka sama temen gw. Namanya Tyo, temen sepermainan, teman satu sekolah, gw suka sama dia udah cukup lama tapi meski udah ditolak secara tidak langsung, gw gak gampang ngelupain perasaan gw sama dia. Kita sering jalan bareng, sama teman-teman yang lain juga. Mungkin itu factor utama gw masih susah ngelupain perasaan gw sama dia. Intensitas ketemunya masing sering. Dia kayaknya sih tahu gw suka sama dia, tapi dia memutuskan untuk membiarkannya, tanpa menganggapnya serius. Kadang gw berfikir, kenapa sih harus perempuan yang ngerasain kayak gini? Cowok kalau udah suka sama cewek, tinggal di deketin, tembak, jadian, atau enggak selesai. Kalau perempuan, suka terus nihil, stop di suka. Gak bisa berbuat banyak, karena emang jalannya cowok untuk memulai hubungan. 
Gak pernah gw ngerasain tenang kalau jalan ke suatu tempat ramai-ramai bareng teman tapi ada Tyo. Pasti gw salah tingkah, padahal dia enggak ngelakuin apa-apa keg w. ada bagian dari diri gw yang pengen diperhatiin sama dia. Hingga suatu sore, sahabat gw datang ke rumah, merencanakan makan malem bareng. Sore itu bukan sore seperti biasanya. Udah lama gw gak ketemu Tyo, dia udah beda sekolah sama gw. makan male mini sekalian reunion.
“Iya, entar rame kok yang dateng. Ada anak-anak juga,” ucap Sora, sahabat gw yang sangat excited menceritakan rencananya ke gw. Tyo dateng gak yah? itu yang terlintas di pikiran gw begitu Sora selesai cerita. Sora sahabat terdekat gw, dia udah tahu apa yang gw pikirin saat itu. “Tyo udah diajak kok. Tenang aja, dateng kok dia.” Gw tersenyum. Cuman denger namanya aja, rasa suka yang gw coba hapus timbul lagi.
Karena tahu Tyo bakal dateng, otomatis gw berpenampilan menarik. Enggak terlalu berlebihan, yang penting rapih kelihatannya. Ya meskipun penampilan gw gak akan ngerubah apapun. Pada hari H, gw dan Sora paling awal, menunggu yang lain datang satu persatu. Meski gak mau mikirin kapan Tyo datang, hal tersebut terlintas sendiri di benak gw. pas orangnya muncul, gw dengan jantung berdetak cepat menyapanya, “hai Tyo!! Apa kabar?”
“Baik-baik. Lo apa kabar? Lama juga yah gak ketemu.” 
Gw selalu bisa akrab sama cowok-cowok yang lain. Bisa jadi diri gw yang sebenernya, suka ngebanyol, ngelakuin hal-hal gila, teriak-teriakkan, tapi ke Tyo dan kalau ada Tyo, susah. Bawaannya pengen diam aja, gak mau bikin malu diri sendiri. Padahal, kalau gw ngelakuin hal itu juga peduli apa dia sama gw. masih sulit untuk ngelupain dia. Lalu tiba-tiba Rendy datang, teman gw yang lainnya. Lama banget gak ketemu dia, kuliahnya emang diluar Jakarta. Kedatangannya gak beda dengan teman-teman gw yang lainnya. namun dia bawa pasukannya, 1 orang teman kuliahnya yang belum pernah gw lihat dan ketemu.
Cowok ini tinggi, jauh lebih tinggi dari gw. Pas dia senyum, ketawa, entah hawa dari mana, gw ngerasa “gila, nih cowok cakep banget!” dia jauh banget dari Tyo. Walaupun gw suka sama Tyo, tapi temennya Rendy ini cowo idaman gw banget. Dan semenjak kedatangannya, keberadaan Tyo tuh kayak gak penting. Gw terfokus untuk tahu siapa dia. Dia duduk jauh dari kursi tempat gw duduk, bersama pria-pria lainnya, termasuk Tyo. Tapi gw bisa denger ketawanya, sesekali kalau gw nengok ke dia, gw bisa ngeliat senyum manisnya.
Gw mencolek Sora, ngebisikin sesuatu ke dia. “Gw gak pernah ngeliat cowo semanis itu.”
“Tyo?”
“Bukan. Temennya Rendy.” Sora langsung menengok kea rah orang yang gw maksud. Kebiasaan buruk sahabat gw. gw langsung ngebalikan kepalanya dia. Karena gw sama dia lagi bisik-bisikkan terus tiba-tiba dia nengok ke orangnya, pasti dia bakalan nyadar lagi di omongin. “Gak usah nengok.”
“Gw baru denger lo suka sama cowok dari senyumnya.”
“Yeah, it’s my first time. Bantuin dong, cari tahu namanya.” Sora menangguk. Tapi gak banyak yang dia lakuin. Dia perempuan, susah sepertinya minta bantuannya. Akhirnya gw bertanya dengan salah satu teman lelaki gw. Karena orangnya lagi asik ngobrol, jadinya gw menggunakan bbm untuk bertanya-tanya. Dan dengan cepat dia ngasih informasi ke gw, temennya Rendy bernama Danang. Entah kenapa baru tahu namanya aja gw udah seneng banget. Untuk pertama kalinya semenjak gw suka sama Tyo, satu ruangan sama dia tapi gw seneng karena orang lain. Waktu yang tepat untuk move on dari Tyo, fikir gw saat itu.
Semalan itu gw ada satu kesempatan untuk bisa ngobrol sama dia, tapi karena gw terlalu takut untuk memulai perbincangan, hasilnya nihil. Dia duduk di samping gw, ketawa-tawa, jelas banget bisa gw dengar suaranya, tapi gw cuman duduk diam, kadang-kadang sibuk sama handphone. Handphone itu pengalih perhatian yang super dasyat. Kalau ketemu orang tapi males nyapa, pura-pura sibuk ngeliat hp, sibuk ngecek bbm, padahal cuman ngeliat jam atau ngetik sesuatu gak penting. 
Waktu berlalu tanpa terasa. Satu persatu orang-orang yang datang makan malam tersebut pamit pulang. Yang gw tunggu adalah Rendy pamit pulang. Gw mikirnya kalau dia pamit ke tiap anak yang masih ada di tempat itu, maka secara gak langsung Danang juga akan ikutan pamit, karena entah kenapa Rendy gak ngenalin Danang ke gw. enggak gw aja, tapi ke semua perempuan yang dateng saat itu. Dia cuman ngenalin Danang secara langsung, “eh kenalin nih temen gw, Danang,” ke cowok-cowok doang. 
Tapi kenyataannya, “balik yah! makasih ya semua.” Rendy pamit satu untuk semua, enggak perkepala. Danang pastinya ngikutin dia ya karena orang-orang ini temennya Rendy yang enggak dia kenal. Dan itu menjadi pertemuan pertama gw dan mungkin bakal susah lagi ketemu sama Danang. Yang membuat kejadian ini beda adalah Danang tipe cowok ideal gw banget, gw langsung suka sama dia padahal baru pertama kali bertemu, dan itu hal baru buat gw. pertemuan gw sama dia menjadi salah satu best moment sepanjang tahun. Pas akhir tahun yang bisa gw rekap dari semua kejadian indah dalam hidup gw, pertemuan Danang salah satunya. Kita gak saling kenal, tapi gw tahu dia, dan gw suka sama dia. 
Biasa sih kedengerannya,  ketemu cowok terus suka terus gak ketemu lagi. Apa bedanya sama suka sama Tyo tapi gak pernah disukain balik? Toh sama-sama bertepuk sebelah tangankan? Tapi buat gw beda. Kalau gw suka sama orang biasanya ketemu lagi, tapi ini beda. Sampai saat ini gw belum pernah ketemu dia lagi. Setiap kali ngeliat foto Rendy dan ada Danang disitu, tiba-tiba seneng ngeliat dia. Apalagi ngeliat senyumnya. I was really enchanted to meet him. Sepanjang perjalanan pulang dari makan malam itu, gw hanya bisa mikirin Danang, bisa ketemu lagi gak, kok tadi gak kenalan, dia tahu gak yah, dia jomblo apa enggak? I’m blushing all the way back home. Udah di rumah gw tetep senyum-senyum sendiri kalau keingat paras tampannya Danang. 
“Kalau jodoh gak bakal kemana-mana, Ta. Timingnya gak pas berarti. Belum waktunya lo pindah hati dari Tyo,” ucap Sora beberapa bulan setelah makan malam itu.
“Padahal dia jomblo loh, Ra. Gw udah stalking twitternya, FBnya, parah oke nya dia. Rendynya aja gak bantuin ngenalin gw ke dia. Padahal gw udah desperate banget pengen move on dari Tyo.”
“Ketemu Danang atau enggak, lo sebenarnya harus move on dari Tyo. Lo cuman nyapein diri lo sendiri. Stop wasting your time in people who don’t love you.”
Itulah kisah gw yang gak bakal gw pernah lupa. Pertemuan sama Danang, fallin in love at the first sight, and finally move on from Tyo. Terkadang hidup berjalan gak sesuai dengan apa yang kita mau. Banyak kejadian yang diluar dugaan. Hal-hal yang diluar dugaan itulah yang membuat hidup kita lebih bermakna. 

-selesai-